Pentingnya Ikhwanul Muslimin dalam Quran dan Sunnah

belajar baca Al-Quran

 

Islam adalah agama cinta, kedamaian, dan kasih sayang. Islam mengajarkan pelajaran persaudaraan antar Muslim yang bisa kita katakan Ikhwanul Muslimin. Seluruh dunia ini adalah persaudaraan dari umat Allah yang diciptakan-Nya. Ikhwanul Muslimin sangat penting dalam Quran dan Sunnah karena Nabi kita tercinta (SAW) berkhotbah dan mempraktekkan pelajaran Ikhwanul Muslimin belajar baca Al-Quran. Islam menetapkan persaudaraan atas dasar iman. Nabi (SAW) mengatakan tentang persaudaraan, “Jika seseorang mencintai saudaranya, dia harus memberitahukannya tentang fakta ini.” (Abu Dawud dan Tirmidzi)

Ikhwanul Muslimin adalah dasar bagi masyarakat Muslim yang baik dan membuat teman-teman di kalangan Muslim membuka jalan menuju pemahaman yang lebih baik dan membangun Komunitas Muslim yang lebih baik. Ikhwanul Muslimin tidak didasarkan pada kepentingan ekonomi, ras, atau warna kulit belajar baca Al-Quran. Hal ini didasarkan pada sesuatu yang jauh lebih unggul yaitu Penolakan terhadap kebohongan dan penerimaan Kebenaran sebagaimana diungkapkan oleh Satu Benar Tuhan Allah Yang Maha Kuasa.

Persaudaraan tidak hanya berdasarkan pada keyakinan, tetapi itu juga merupakan bagian dari keyakinan itu belajar baca Al-Quran. Nabi (SAW) mengatakan: “Kamu tidak bisa masuk surga kecuali kamu menjadi orang yang sepenuhnya percaya dan kamu tidak akan menjadi orang yang sepenuhnya percaya kecuali kamu saling mencintai.” Iman dan komunitas tidak dapat dipisahkan dalam komunitas iman yang dihasilkan oleh Islam. Bahkan seorang pembaca Quran yang kadang-kadang akan mencatat bahwa itu selalu membahas orang-orang percaya, bukan orang percaya belajar baca Al-Quran. Semua tindakan ibadah yang dinyatakan sebagai pilar Islam memiliki bentuk kolektif menunjukkan pentingnya Ikhwanul Muslimin bahwa seseorang harus mendapatkan manfaat ketika melakukan dengan saudara-saudara Muslim lainnya.

Orang-orang yang bergabung dalam penyembahan Allah menghasilkan Ikhwanul Muslimin yang menunjukkan nilai-nilai moral terbaik dari iman. Orang-orang beriman adalah saudara dalam Agama sama seperti Allah telah menggambarkan mereka dalam Al-Quran: “Orang-orang percaya tidak lebih dari saudara belajar baca Al-Quran. Jadi buatlah rekonsiliasi antara saudara-saudaramu, dan jangan takut kepada Allah, agar kamu menerima rahmat ”(Al-Hujurat, 10). Alasan mereka digambarkan dengan cara ini adalah bahwa mereka semua berbagi keyakinan yang sama, bekerja untuk tujuan yang sama, dan berbagi kode perilaku yang sama.

Kami akan membahas dalam artikel ini pentingnya Ikhwanul Muslimin dalam terang Al-Quran dan Sunnah dari mana kita dapat menunjukkan bagaimana umat Islam bergantung satu sama lain dan apa yang Allah katakan dalam Al-Qur’an tentang persaudaraan Muslim dan bagaimana Nabi (SAW) membuktikannya secara praktis.

Ikhwanul Muslimin dalam Quran

Islam juga mengajarkan tentang persaudaraan mengenai asal-usul asli yang berkenaan dengan asal bumi semua keturunan keturunan yang sama yaitu Adam dan Hawa belajar baca Al-Quran. Allah SWT berkata dalam Quran: “O, manusia! Tentunya kami telah menciptakan kamu laki-laki dan perempuan dan membuat kamu suku dan keluarga yang kamu kenal satu sama lain, pasti yang paling mulia di antara kamu kepada Allah adalah orang yang takut akan Dia Lihatlah! Allah Maha Mengetahui ”[Quran, Al-Hujurat (49.13)]

Islam mengajarkan bahwa semua umat manusia hanyalah satu keluarga, karena semua pria dan wanita adalah saudara dan saudari. Ayat ini juga menjelaskan bahwa kriteria penghakiman di mata Allah tidak tergantung pada kasta, warna kulit, profesi, jenis kelamin atau kekayaan, tetapi pada Taqwa, kesalehan, dan kebenaran belajar baca Al-Quran. Siapa pun yang saleh dan saleh dihormati di mata Allah.

Allah berfirman di ayat lain Al-Qur’an: “Peganglah dengan kuat tali Allah bersama dan jangan terbagi. Ingatlah nikmat Allah atasmu, ketika kamu adalah musuh dan dia membawa hatimu bersama-sama dan kamu menjadi saudara demi kebaikannya. ”(Al-Quran, 3: 103). Ayat ini dengan jelas menyatakan bahwa kita harus tetap bersatu sebagaimana yang Allah perintahkan dalam Al Qur’an karena Dia menjadikan kita bersaudara dengan menciptakan cinta di dalam hati kita.

Tingkat persaudaraan mencakup pemurnian hati dari semua permusuhan, kebencian, dan dendam bagi mereka yang memiliki keyakinan, termasuk bagi para pendahulu Islam yang saleh, mereka yang percaya pada para nabi sebelumnya, dan massa umum orang percaya di seluruh sejarah. Allah berfirman dalam Al-Quran: “Mereka berkata: Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang mendahului kami dengan iman dan jangan menaruh dalam hati kami kebencian apapun terhadap mereka yang memiliki iman belajar baca Al-Quran. Ya Tuhan kami, kamu baik dan berbelas kasih. ”(Al-Quran, 59:10)

Dalam ayat lain Al-Qur’an, Allah SWT berkata: “Dan di antara tanda-tanda-Nya adalah penciptaan langit dan bumi, dan variasi dalam bahasa Anda, dan warna Anda, sesungguhnya itu adalah tanda bagi mereka yang tahu” (Al-Quran, 30) : 22). Tidak ada yang lebih unggul dari yang lain atas dasar bahasa dan warna di sisi Allah semua pria dan wanita adalah sama dan kita juga harus mempertimbangkan semua Muslim sebagai saudara dan saudari kita.

Ikhwanul Muslimin dalam terang Sunnah
Ada banyak hadits yang berkaitan dengan fakta bahwa masyarakat Muslim bagaikan sebuah bangunan, yang saling mendukung satu sama lain. Kita dapat mengatakan bahwa Ikhwanul Muslimin sangat diperlukan untuk komunitas Muslim yang kuat jika kita bersatu kita dapat menghadapi dan menghadapi musuh-musuh kita yang menentang agama kita Islam belajar baca Al-Quran. Kita dapat menyelamatkan saudara-saudara Muslim kita dari musuh dengan membantu mereka hanya jika kita membangun kekumuhan dan persaudaraan. Nabi kita tercinta (SAW) secara praktis membuktikan bahwa persaudaraan sangat penting bagi kita (Muslim) belajar baca Al-Quran. The Ahadith mengkonfirmasi dan memperluas ajaran Alquran tentang persaudaraan Islam.

Nabi (SAW) berkata: “Para Muslim adalah seperti pria lajang. Jika mata tertekan, maka seluruh tubuh terserang. Jika kepala menderita, maka seluruh tubuh menderita. ”(Sahih Muslim) Ini berarti orang percaya harus saling mencintai apa yang mereka cintai untuk diri mereka sendiri. Mereka menghindari saling menyakiti; mereka harus bermurah hati satu sama lain, dan harus berperilaku dengan cara terbaik satu sama lain.

Abu Huraira melaporkan: Rasulullah (saw) berkata: “Dia yang meringankan penderitaan seorang percaya di dunia ini, Allah akan meringankan kesulitannya pada Hari Kiamat. Dia yang mempermudah apa yang sulit; Allah akan membuatnya mudah baginya di dunia dan akhirat. Dia yang menyembunyikan kesalahan seorang Muslim, Allah akan menyembunyikan kesalahannya di dunia dan akhirat, karena Allah membantu hamba selama dia membantu saudaranya. ”(Sahih Muslim) Dari hadits ini kita dapat menyimpulkan bahwa dengan membantu saudara Muslim Allah akan membantu orang yang membantu di dunia ini dan akhirat belajar baca Al-Quran. Kita harus mencoba untuk berperilaku dengan cara yang disebutkan di atas sehingga kita dapat mengambil berkah dari Allah SWT di dunia ini dan akhirat belajar baca Al-Quran.

Aisha melaporkan: Rasulullah (saw) berkata: “Sesungguhnya, orang-orang beriman dengan iman yang paling lengkap adalah mereka dengan karakter yang paling baik dan yang paling baik kepada keluarga mereka.” (Sunan Al Tirmidzi) dari hadis ini, kita dapat menyimpulkan bahwa Jika keluarga kita adalah Muslim, maka mereka juga harus diberikan hak-hak persaudaraan religius.

Singkatnya, setiap orang yang kita temui akan jatuh ke dalam satu atau lebih kategori persaudaraan dalam Islam. Sebagai seorang Muslim, adalah kewajiban kita untuk memperlakukan mereka dengan baik sesuai dengan hak yang mereka berhak, apakah mereka adalah anggota keluarga atau sesama manusia. Kita harus mempromosikan persaudaraan sehingga kita dapat menggambarkan gambaran yang benar dan terbaik dari agama Islam kepada dunia sehingga non-Muslim akan mengadopsi keyakinan ini dengan lebih mudah karena mereka akan melihat buah dari keyakinan ini dalam semangatnya. Perasaan persaudaraan adalah wajib bagi persatuan belajar baca Al-Quran. Semoga Allah membantu kita untuk membangun semangat persaudaraan sejati dengan melupakan apa yang disebut perbedaan. Dan itu hanya mungkin jika kita bertindak berdasarkan ajaran Al-Quran Suci dan Nabi (SAW) khususnya dalam hal ini.

You Might Also Like